Menu
header photo

Areaseoku

Berbagi Catatatan yang gak penting menjadi penting

Buku Diary

Buku Harian atau Diary adalah catatan kejadian yang kita alami sehari-hari. Kita menulis kejadian yang mengesankan pada hari ini pada buku diary. Fungsi diary adalah sebagai kenangan masa-masa yang pernah kita alami. Bisa juga sebagai momento/sejarah kehidupan kita. Seiring dengan perubahan zaman yang terlalu cepat sehingga perubahan tersebut membuat individu semakin stress entah dengan kariernya atau keluarganya, Diary atau buku harian pun berubah fungsi dari sekedar menyimpan kenangan menjadi sebuah media untuk mencurahkan perasaan seseorang atas masalah yang dihadapinya. Menurut Alice D. Domar, menulis buku harian adalah sebuah langkah untuk mengungkapkan emosi dan perasaan kita dan membantu kita untuk merawat pikiran kita. Juga dengan berkembangnya teknologi, buku harian sekarang tidak hanya ditulis pada secarik kertas namun juga bisa berupa data di komputer atau notebook bahkan ada yang berupa fasilitas daring untuk menulis buku harian di Internet.

Macam-macam Buku Harian

  1. Buku harian yang ditulis di buku atau kertas.
  2. Buku harian yang ditulis di perangkat elektronik seperti komputer, misal, microsoft office word, notepad, dan sebagainya.
  3. Buku harian yang ditulis di blog atau website.
  4. Dan mungkin ada lagi media lain untuk buku harian.

Manfaat Buku Harian

  1. Untuk mendokumentasikan peristiwa atau kegiatan sehari-hari baik sebagai kenang-kenangan.
  2. Untuk mencurahkan isi hati (curhat), obat stress, meluapkan emosi, menyampaikan keluh kesah, atau mengekspresikan fikiran ke dalam tulisan.
  3. Untuk berkreasi. Misalnya, untuk menyimpan suatu karya cerita hasil kreasi fikiran kita agar tidak hilang/lupa.
  4. Dan masih banyak lagi manfaat lain dari buku harian.

Bagaimana cara menulis buku harian? Bebas. Terserah juragan mau pakai gaya penulisan apa saja boleh. Tidak akan salah. Namanya saja buku harian.

Apa saja yang ditulis di buku harian? Terserah.. Mau nulis apa saja boleh, Tidak akan keliru dan gak ada yang melarang. Namanya saja buku harian.

Siapa yang membaca buku harian? Juragan sendiri. Tidak butuh dibaca orang. Jika ada orang lain yang ingin baca silakan, jika tidak mau baca juga tidak apa-apa. Namanya saja buku harian.

Jadi jangan heran jika suatu saat anda melihat atau membaca buku harian seseorang di sebuah blog terlihat acak-acakan dan nulisnya sekenanya saja.  Karena memang untuk dibaca sendiri. Itulah buku harian yang sesungguhnya.